Kapal Bahtera Seva I diawaki lima orang kru yang terdiri atas nakhoda, mualim I, kepala kamar mesin (KKM), masinis II, dan juru masak. Dalam kondisi ideal, kapal mampu melaju hingga 13 knot.
Menurut Andi, cuaca menjadi tantangan utama dalam operasional kapal. Jika kondisi laut dinilai berbahaya, pelayaran harus ditunda demi keselamatan awak kapal dan layanan yang dibawa.
"Kalau (cuaca) tidak memungkinkan, kami tidak berlayar karena tidak diperbolehkan Syahbandar. Keselamatan manusia, kapal, dan barang diutamakan," ujarnya.
Sekitar pukul 12.50 WIB, kapal merapat di dermaga Pulau Panggang. Sejumlah warga sudah menunggu untuk mengurus berbagai keperluan perbankan.
Awak Bahtera Seva I bergegas menambatkan tali kapal ke dermaga. Alat bantu penyeberangan pun dipasang untuk memudahkan mobilitas nasabah ke kapal.