Jokowi Sebut Pengeluaran Terbesar BPJS untuk Sakit Jantung Rp9,5 T

Isna Rifka Sri Rahayu
Presiden Joko Widodo. (Foto: AFP)

Kebiasaan bermain gawai, kata Presiden, juga harus dikurangi. Asupan makanan harus diperhatikan. Dia menyebut, saat ini banyak anak-anak yang makan makanan tidak sehat. Padahal, banyak makanan sehat di Indonesia seperti sayuran, buah-buahan, ikan, dan lain-lain.

“Kalau di negara lain sudah dinamakan makanan sampah (junk food), tapi di sini menjadi kegemaran kita. Makanan impor semuanya pada senang,” katanya.

Menurut dia, indikator untuk menunjukkan gaya hidup masyarakat bisa terlihat dari pengeluaran BPJS Kesehatan. Semakin sehat masyarakat, berarti pengeluaran BPJS Kesehatan turun.

"Kelihatan di situ saja kalau saya pegangannya. Jantung keluar berapa, ginjal keluar berapa, Pola hidup sehat ada di situ kelihatan sekali,” ujar Presiden.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

HUT ke-65 Jokowi, Presiden Prabowo Kirim Karangan Bunga Anggrek Ungu ke Solo

57 tahun lalu

Roy Suryo-Dokter Tifa Ditawari Restorative Justice, Tim Hukum Merah Putih: Bukan Ajakan Jokowi

57 tahun lalu

Roy Suryo-Dokter Tifa Segera Disidang, Jokowi Siap Hadir Tunjukkan Ijazah

57 tahun lalu

Hirup Udara Bebas, Roy Suryo Sebut Penangguhan Penahanannya Kemenangan Rakyat Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal