Banyak bank-bank atau lembaga keuangan yang membolehkan sertifikat rumah sebagai jaminan saat hendak mengajukan pinjaman.
Adapun contoh kredit tersebut yakni adanya kredit multiguna, Kredit Agunan Rumah (KAR). Dana tersebut dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha, renovasi atau kebutuhan lainnya.
Meski terdapat keunggulan, namun investasi rumah tapak juga memiliki kekurangan, di mana nilai bangunan rumah tapak lebih cepat turun. Seiring berjalannya waktu nilai suatu benda mati pasti akan turun. Walau harga jual cenderung naik, tapi nilai bangunanya turun.
Rumah tapak memiliki kebutuhan untuk renovasi dengan dana tidak sedikit. Merawat rumah sangat berbeda dengan merawat apartemen. Nah bedanya, kita harus menyiapkan dana pribadi untuk perawatan.
Selain menyiapkan dan perawatan, pemilik rumah juga bertanggung jawab secara penuh apabila terjadi kerusakan pada bangunan.