Dilema Gen Z Sulit Beli Rumah: Rumah Mahal dan Tabungan Tak Ada

Puti Aini Yasmin
ilustrasi dilema gen Z miliki rumah (Foto: Freepik)

Berdasarkan hasil riset mengenai gen Z bersama Continuum, 62 persen Gen Z mementingkan ‘pengakuan’ atas harga dirinya dalam mencari pekerjaan, misalnya untuk soal gaji/kompensasi. Dalam lingkungan semisal dalam hubungan personal jika tidak cocok dengan value perusahaan, mungkin dia akan keluar.

Selain itu, ketidakpastian ekonomi global juga menyebabkan tekanan akibat ketersediaan lapangan kerja yang semakin sulit. Bahkan, kecocokan dengan atasan dan rekan kerja dan culture juga turut berpengaruh.  

“Gen Z menginginkan pekerjaan yang shortterm maka shortwin atau kecepatan kompensasi setelah proyek berhasil dikerjakan. Pola pengupahan juga harus disesuaikan, karena Gen Z juga ingin memilih sendiri pilihan-pilihan benefit semisal tunjangan kendaraan, komunikasi dan lain sebagainya” ucap Adrian.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim usai Penggeledahan Kasus Dugaan Pemerasan WNA

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Johar Baru Jakpus, 30 Rumah Hangus 

57 tahun lalu

Begadang Jadi Biang Kerok Penuaan Dini pada Gen Z, Faktanya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Tren Quiet Luxury Versi Lokal Mulai Digemari Gen Z, Intip Referensinya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal