Bos OJK Sebut Lembaga Keuangan Mulai Jadi Sasaran Hacker 

Michelle Natalia
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, risiko cyber membayangi lembaga keuangan. Karena itu, aspek cyber security dalam digitalisasi perbankan dan layanan keuangan harus diperhatikan.

"Karena perbankan ini memang mau enggak mau harus transform dirinya menjadi digital product semua karena kalau enggak, enggak kompetitif," kata Wimboh dalam webinar BPK di Jakarta, Selasa(15/6/2021).

Dia mencontohkan, transfer uang sekarang tidak perlu datang ke bank. Namun, di balik kemudahan tersebut, risiko cyber masih membayangi.

"Ada risiko yang kita sebut risiko cyber, apalagi ini hacker sudah mulai bergentayangan untuk nyatronin beberapa lembaga keuangan," ujar Wimboh.

Hal tersebut ujung-ujungnya adalah minta dibayar dan pembayarannya menggunakan kripto. Penggunaan kripto karena mungkin itu sulit di-track.

"Nah, memang tantangan ini sesuatu hal yang berevolusi, yang jadi perhatian kita bersama sehingga kita harus sering duduk bersama mengatasinya," ucap Wimboh.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OJK Beberkan 4 Penyebab IHSG Ambruk sejak Awal Tahun 

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

OJK Catat 71 Perusahaan Antre IPO, Potensi Dana Terhimpun Capai Rp49,84 Triliun

57 tahun lalu

MNC Forum ke-82, Hary Tanoesoedibjo Paparkan Pentingnya Pasar Modal untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal