Apa yang Dimaksud dengan Relative Strength Index pada Investasi Saham? Simak Penjelasannya

Rina Anggraeni
Investor perlu memahami apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham. RSI dikenal sebagai parameter momentum. (Foto: dok. iNews.id)

Candlestick bearish mestinya muncul ketika RSI terlepas dari kondisi jenuh beli. Seperti halnya aturan beli, candlestick juga harus selesai atau close terlebih dahulu. 

Pada pembukaan candlestick berikutnya, trader bisa melakukan entry atau jual. Sebagai upaya antisipasi terhadap kerugian, stop loss ditempatkan sedikit di atas titik swing low terakhir.

3. Aturan Failure Swing

Terkadang, Relative Strength Index mengalami gagal ayun atau failure swing. Maksudnya, grafik tidak berbalik arah secara konsisten, melainkan kembali menuju titik sebelumnya lalu berbalik lagi. Ada dua macam kondisi failure swing beserta cara mengeksekusinya.

4. Bullish Failure Swing

Dikatakan bullish failure swing ketika posisi oversold yang mestinya terus berbalik arah, malah kembali turun ke level 30, lalu berbalik lagi hingga melejit ke level tertinggi. Hal ini disebut sinyal reversal yang tertunda. Grafiknya membentuk kurva seperti huruf W.

Grafik yang melejit mengindikasikan sinyal beli. Stop loss ditempatkan setelah RSI turun dari level tertinggi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Mayoritas Sektor Melemah

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 7,5 Persen, Tembus Level 5.746

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Sentuh Rp1,1 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal