Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Mayoritas Sektor Melemah
Advertisement . Scroll to see content

Apa yang Dimaksud dengan Relative Strength Index pada Investasi Saham? Simak Penjelasannya

Selasa, 01 Maret 2022 - 16:31:00 WIB
Apa yang Dimaksud dengan Relative Strength Index pada Investasi Saham? Simak Penjelasannya
Investor perlu memahami apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham. RSI dikenal sebagai parameter momentum. (Foto: dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Periode standar penghitungan adalah 14, sebagaimana yang direkomendasikan oleh Welles Wilder. Trader boleh memodifikasi periode, baik menaikkan atau menurunkan. Namun, hal tersebut akan memengaruhi sensitivitas RSI. Misalnya, periode 10 lebih cepat mencapai tingkat overbought atau oversold dibandingkan periode 20.

Berikut strategi investasi saham menggunakan Relative Strengh Index:

1. Aturan Beli

Langkah pertama adalah menunggu nilai RSI turun hingga ke area oversold, yakni di bawah 30. Pantau sampai RSI berbalik naik melebihi angka 30. 

Agar lebih meyakinkan, pastikan terdapat candlestick bullish saat RSI lepas dari posisi oversold. Jangan terburu-buru, tunggu sampai candlestick close.

Pada pembukaan candlestick selanjutnya, lakukan entry atau beli. Tetapkan potensi kerugian atau stop loss sedikit di bawah titik swing low terakhir.

2. Aturan Jual

Pastikan nilai RSI mencapai level di atas 70, alias overbought. Tunggu hingga RSI tersebut berbalik turun ke bawah angka 70. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut