Apa yang Dimaksud dengan Relative Strength Index pada Investasi Saham? Simak Penjelasannya

Rina Anggraeni
Investor perlu memahami apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham. RSI dikenal sebagai parameter momentum. (Foto: dok. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Investor perlu memahami apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham. Adapun Relative Strength Index atau RSI dikenal sebagai parameter momentum, yakni mengukur pergerakan harga.

Peningkatan momentum menandakan saham sedang dibeli secara aktif, sedangkan penurunan mengindikasikan melemahnya tren saham bersangkutan. 

Selain momentum, apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham juga menjadi parameter osilasi. Artinya, trader dapat mengetahui apakah kondisi pasar sudah mengalami overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). 

Dalam skala 0-100, nilai aset dianggap berada dalam situasi oversold ketika kurang dari angka 30. Sementara itu, overbought terjadi saat nilai RSI melebihi angka 70.

Sebagaimana indikator lainnya, RSI bertujuan mendeteksi sinyal beli dan sinyal jual. Dengan berpatokan pada posisi overbought dan oversold, trader dapat menentukan kapan ia harus bertransaksi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Mayoritas Sektor Melemah

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 7,5 Persen, Tembus Level 5.746

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Sentuh Rp1,1 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal