JAKARTA, iNews.id - Investor perlu memahami apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham. Adapun Relative Strength Index atau RSI dikenal sebagai parameter momentum, yakni mengukur pergerakan harga.
Peningkatan momentum menandakan saham sedang dibeli secara aktif, sedangkan penurunan mengindikasikan melemahnya tren saham bersangkutan.
Selain momentum, apa yang dimaksud dengan Relative Strength Index pada investasi saham juga menjadi parameter osilasi. Artinya, trader dapat mengetahui apakah kondisi pasar sudah mengalami overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual).
Dalam skala 0-100, nilai aset dianggap berada dalam situasi oversold ketika kurang dari angka 30. Sementara itu, overbought terjadi saat nilai RSI melebihi angka 70.
Sebagaimana indikator lainnya, RSI bertujuan mendeteksi sinyal beli dan sinyal jual. Dengan berpatokan pada posisi overbought dan oversold, trader dapat menentukan kapan ia harus bertransaksi.