Wapres Ma'ruf Amin Soroti Disparitas Industri Besar dan UMKM di RI

Advenia Elisabeth
Wapres Ma'ruf Amin menyoroti disparitas antara industri besar dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terjadi di Indonesia. (Foto: Dok. Setwapres)

Oleh karena itu, Ma'ruf menyebut, isu dan ekonomi yang seimbang dan berkeadilan penting dikedepankan oleh KPPU untuk implementasi kebijakan persaingan berusaha, khususnya untuk mengoptimalkan potensi UMKM, dalam struktur ekonomi nasional sehat dan kondusif.

Di samping itu, Wapres turut mengapresiasi kinerja KPPU pusat dan daerah karena saling bersinergi untuk memperbaiki persaingan usaha dari tahun ke tahun. Terlihat dari indeks persaingan usaha mengalami peningkatan dari tahun 2018 di angka 4,6 lalu naik menjadi 4,8 di tahun 2021. 

Ma'ruf berharap, peningkatan ini terus berlanjut agar mencapai target indeks persaingan usaha pada 2025 di angka 5 poin. 

"Alhamdulillah indeks persaingan usaha mengalami peningkatan, kita berharap angka indeks akan trus mendekati target nasional yaitu di 5 poin," ucapnya.

Wapres berharap, target tersebut bisa tercapai, pemerintah harus terus bekerja keras untuk memastikan hadirnya ekosistem usaha yang memenuhi rasa keadilan bagi pelaku usaha. 

"Persaingan usaha yang tidak berimbang mesti diganti, diubah menjadi kemitraan yang kuat, sehat, dan saling menguntungkan," ucap Ma'ruf. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp8 Triliun

57 tahun lalu

Satgas Pangan Endus Indikasi Kartel di Balik Harga TBS Sawit Anjlok

57 tahun lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

57 tahun lalu

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal