Wamen BUMN soal Merger Perusahaan Pelat Merah: Kajian Rampung Triwulan I 2025

Iqbal Dwi Purnama
Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo. (Foto: Suparjo Ramalan)

Menurutnya, konsolidasi ini bakal menghasilkan kekuatan di sektor kelautan dengan mempertimbangkan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau. Sehingga infrastruktur maritim yang kuat dibutuhkan.

"Rencana Pelindo menggabungkan Pelni dan ASDP menjadi sesuatu kekuatan besar di laut karena kita ini kan negara maritim," tutur dia.

Adapun Kementerian BUMN berencana menggabungkan perusahaan pelat merah di sektor infrastruktur dilakukan karena jumlah BUMN karya tergolong cukup banyak atau mencapai 10 perusahaan. Jumlah itu bahkan di luar dari perseroan yang ditangani PPA/Danareksa.

Usai merger, Kementerian BUMN akan membuat segmentasi berdasarkan fokus bisnis perusahaan. Misalnya, BUMN karya yang ahli (expertise) di jalan tol, perumahan, pembangunan kilang minyak dan sektor lainnya.

Beberapa perusahaan negara yang akan digabung seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, atau PTPP.

Dalam skema yang disusun Kementerian BUMN, Waskita Karya akan dilebur ke Hutama Karya, Nindya Karya dan Brantas Abipraya dilebur ke Adhi Karya, lalu Wijaya Karya alias WIKA akan dilebur ke PTPP.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
12 jam lalu

Sah! Thomas Djiwandono Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI Periode 2026-2031

Buletin
3 hari lalu

Hector Souto Yakin Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Iran di Final Piala Asia

Buletin
3 hari lalu

Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Tewaskan 1 Warga, Sejumlah Rumah Rusak

Buletin
3 hari lalu

KPK Tangkap Ketua dan Wakil PN Depok, Total 7 Orang Diamankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal