Vale Indonesia Gandeng Ford dan Huayou Garap Proyek Nikel di Sulawesi

Dinar Fitra Maghiszha
Vale Indonesia mengumumkan kerja sama bisnis bersama Zhejiang Huayou dan Ford untuk menggarap proyek bijih nikel di Blok Pomalaa, Sulawesi Tenggara. (Foto: Istimewa)

"Kami mengedepankan aspek keberlanjutan pada generasi baru proyek pengembangan yang di desain untuk memberikan dampak minimal terhadap lingkungan serta bermanfaat bagi sosial ekonomi lokal dan nasional di masa depan,” ucap Komisaris Utama INCO, Deshnee Naidoo.

Wakil Presiden Ford Model e, EV Industrialization, Lisa Drake menyambut positif kerja sama tersebut dan mengharapkan mampu memenuhi kebutuhan nikel Ford. "Hal ini juga selaras dengan apa yang ingin dicapai Ford dalam setiap prosesnya, yakni senantiasa berkomitmen menjaga lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) saat ini dan di masa depan," ujarnya.

Executive Vice Chairman Huayou, George Q. Fang menambahkan ketiga entitas tersebut dapat memberikan supplai yang stabil dan berkelanjutan bagi pelanggan. "Kemitraan bersama Ford dan Vale juga akan membawa dampak positif pada perkembangan industri EV dan ekonomi Indonesia," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejagung: Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar hingga Rumah

57 tahun lalu

Berkas Lengkap, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang Kasus Suap Nikel

57 tahun lalu

Kejagung Tangkap Penyuap Ketua Ombudsman Hery Susanto terkait Kasus Nikel

57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Alasan bakal Pungut Pajak Ekspor Nikel, Singgung Minimnya Proyek Hilirisasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal