Toko Buku Gunung Agung Bakal Ditutup, Kemenaker: Belum Ada Aduan dari Karyawan

Iqbal Dwi Purnama
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jamsos, Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri. Foto: Ist.

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyampaikan belum menerima aduan karyawanToko Buku Gunung Agung yang bakal ditutup bertahap sampai akhir 2023. 

Direktur Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemenaker, Indah Anggoro Putri, mengatakan tidak ada aduan karyawan sebagai korban PHK yang masuk, atau perselisihan terkait penutupan Toko Buku Gunung Agung, maupun dari pihak manajemen. 

Terkait dengan itu, Kemenaker menilai pihak manajemen Toko Buku Gunung Agung sanggup untuk membayar hak-hak para karyawannya.

"Kalau tidak ada yang mengadu berarti fine-fine saja, dan kita pantau juga fine saja. Tidak ada sampai hari ini yang mengadu, dan kita pantau memang masih ada komitmen untuk menyelesaikan," ujar Indah di Gedung APINDO, Kamis (1/6/2023).

Indah menjelaskan, hingga saat ini laporan yang diterima dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) pihak manajemen Gunung Agung tengah melakukan sosialisasi dan kesepakatan kepada seluruh karyawan yang akan terdampak dari penutupan seluruh gerai hingga akhir tahun mendatang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dasco Respons Ancaman PHK: Pekan Depan akan Rapat untuk Memitigasi

57 tahun lalu

Polri Mediasi Sengketa PHK, 131 Buruh Terima Hak Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Kantor BGN Dikabarkan Digeledah, Karyawan Tak Diizinkan Masuk

57 tahun lalu

Menaker Ungkap 35 Persen Alumni Program Magang Nasional Dapat Tawaran Kerja dari Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal