Toko Buku Gunung Agung Bakal Ditutup, Kemenaker: Belum Ada Aduan dari Karyawan

Iqbal Dwi Purnama
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jamsos, Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri. Foto: Ist.

"Tidak semua PHK itu ribut, kalau ternyata Pekerja dan pengusaha sudah sepakat, kemudian pengusaha memberikan hak-hak pekerja, dan pekerja menerima ya sudah," kata Indah.

Dia mengungkapkan, Kemenaker terus memantau lewat Dinas Ketenagakerjaan terkait rencana penutupan Toko Buku Gunung Agung. 

"Informasi terakhir, mereka sedang berunding dan manajemennya akan menyelesaikan, seusai hak-hak pekerja," ungkap Indah.

Seperti diketahui, PT GA Tiga Belas atau Toko Buku Gunung Agung bakal menutup seluruh gerainya sebagai langkah efisiensi dan efektivitas usaha. Penutupan toko/outlet sudah terjadi pada tahun 2020, hingga akhir 2023 ini Gunung Agung juga berencana untuk menutup toko/outlet yang masih tersisa.

"Keputusan ini harus kami ambil karena kami tidak dapat bertahan dengan tambahan kerugian operasional per bulannya yang semakin besar. Dalam pelaksanaan penutupan toko/outlet, yang mana terjadi dalam kurun waktu 2020 sampai dengan 2023 kami melakukannya secara bertahap dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku," demikian pernyataan resmi dari direksi Gunung Agung.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dasco Respons Ancaman PHK: Pekan Depan akan Rapat untuk Memitigasi

57 tahun lalu

Polri Mediasi Sengketa PHK, 131 Buruh Terima Hak Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Kantor BGN Dikabarkan Digeledah, Karyawan Tak Diizinkan Masuk

57 tahun lalu

Menaker Ungkap 35 Persen Alumni Program Magang Nasional Dapat Tawaran Kerja dari Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal