Tak Kebagian Subsidi Gaji, Asosiasi Ojol: Ini Sangat Tidak Adil

Athika Rahma
Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia mempertanyakan keputusan pemerintah yang akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) dalam bentuk subsidi gaji untuk pekerja dengan dengan penghasilan Rp3,5 juta.

Keputusan pemerintah menyalurkan BLT dalam bentuk subsidi gaji dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah naiknya harga kebutuhan pokok seiring kenaikan harga komoditas dunia.

Namun, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Igun Wicaksono, mempertanyakan rencana pemberian subsidi gaji bagi pekerja. Pemerintah dinilai diskriminatif atau tidak adil untuk pengemudi ojol yang merupakan pekerja informal dengan penghasilan yang tidak tetap.

"Bagaimana dengan pekerja informal yang tidak memiliki penghasilan tetap seperti kami pengemudi ojol? Ini sangat tidak adil," ujar Igun dalam keterangannya, Rabu (26/4/2022). 

Menurut dia, pemerintah harus menjelaskan dan terbuka mengenai pemberian BLT melalui program subsidi gaji yang diberikan hanya kepada pekerja formal bergaji.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Kemnaker Dampingi Penyandang Disabilitas Masuk ke Dunia Kerja, Ini Caranya

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Janjikan Bangun 1 Juta Rumah untuk Buruh, Lokasi Dekat Kawasan Industri

Nasional
13 hari lalu

Prabowo bakal Bangun Rumah Klaster Lengkap dengan Gym dan Daycare untuk Buruh

Nasional
14 hari lalu

Kemnaker Perketat Tenaga Kerja Outsourcing, Hanya Berlaku di Sektor Tertentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal