Survei: Orang Indonesia Paling Banyak Kurangi Penggunaan Uang Tunai di Asia Tenggara

Dani M Dahwilani
Sebanyak enam dari 10 konsumen di Indonesia membawa lebih sedikit uang tunai karena khawatir penyebaran Covid-19. (Foto: Visa)

"Studi kami menyoroti bagaimana keamanan pribadi dan digital-first commerce akan tetap menjadi tren bahkan setelah pandemi COVID-19 berakhir. Di mana masyarakat akan menggunakan lebih sedikit uang tunai dan lebih sering berbelanja online di marketplace besar,” kata Riko.

Survei Visa juga mengungkapkan, hampir enam dari 10 (59 persen) konsumen Indonesia lebih memilih berbelanja di situs perdagangan (marketplace) online, dengan mayoritas transaksi mobile e-commerce terjadi melalui aplikasi, sekitar 12 kali dalam sebulan. Perilaku berbelanja mereka juga telah bergeser, di mana empat dari 10 konsumen memilih untuk mendukung usaha rumahan atau lokal. 

Saat berbelanja, layanan pesan antar ke rumah menjadi pilihan utama. Di mana sembilan dari 10 (88 persen) konsumen Indonesia menggunakan layanan tersebut, dengan tujuh dari 10 mengakui lebih sering menggunakan layanan ini, rata-rata 7 kali setiap bulannya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

BPA Kejagung Serahkan Hasil Lelang hingga Penelusuran Aset Edi Tansil Senilai Rp1,02 Triliun ke Kemenkeu 

57 tahun lalu

MNC Bank Bagikan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah Uang Tunai hingga Motor untuk Nasabah Setia

57 tahun lalu

KPK Amankan Uang dan Saldo Rekening Nyaris Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal