Sri Mulyani Sebut Penurunan Tarif Resiprokal AS Untungkan Industri Tekstil hingga Furnitur RI

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (28/7/2025). (Foto: Anggie Ariesta)

Namun, di tengah situasi tersebut, pemerintah Indonesia tetap fokus menjaga kepentingan nasional. Sejumlah sektor seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur yang dikenal sebagai penyerap tenaga kerja besar, diperkirakan akan memperoleh manfaat dari penurunan tarif ekspor ke pasar Amerika.

Selain itu, Indonesia juga memperoleh keuntungan dari penghapusan tarif terhadap produk asal AS. 

“Tarif 0 persen untuk produk AS diperkirakan menurunkan harga produk migas dan pangan di Indonesia,” tuturnya.

Dengan demikian, harga BBM serta bahan pangan impor diharapkan bisa lebih terjangkau bagi masyarakat.

Meski begitu, pemerintah tetap mewaspadai potensi dampak tidak langsung. Beberapa negara berkembang telah menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi akibat penurunan ekspor ke Amerika. Tekanan juga mulai terlihat pada sektor manufaktur.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Buruh Siap Gelar Demo Serentak di 38 Provinsi, Tolak Kesepakatan Tarif Trump 19 Persen

12 bulan lalu

Dari Tarif Impor Trump hingga Rangkap Jabatan Menteri, Ini Tuntutan Demo BEM SI Hari Ini 

9 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

10 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal