Sempat Dilarang, Rusia Kini Cabut Pembatasan Ekspor Bahan Bakar

Aditya Pratama
Rusia melakukan beberapa perubahan terhadap larangan ekspor bahan bakar, termasuk mencabut pembatasan solar dengan kandungan sulfur tinggi. (Foto: Reuters)

Rusia dalam beberapa bulan terakhir mengalami kekurangan bensin dan solar. Harga bahan bakar grosir telah melonjak, meskipun harga eceran dibatasi untuk mencoba mengendalikannya seiring dengan inflasi resmi.

Krisis ini sangat berdampak di beberapa wilayah selatan Rusia, di mana bahan bakar sangat penting untuk mengumpulkan hasil panen. Krisis yang serius bisa menjadi hal yang tidak menyenangkan bagi Kremlin karena Pemilu Presiden akan segera dilaksanakan pada bulan Maret.

Rusia telah mengurangi ekspor bahan bakar diesel dan gas melalui laut hampir 30 persen menjadi sekitar 1,7 juta metrik ton dalam 20 hari pertama bulan September dibandingkan dengan periode yang sama pada bulan Agustus, menurut para pedagang dan data LSEG.

Pada tahun lalu, Rusia mengekspor 4,817 juta ton bensin dan hampir 35 juta ton solar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
42 menit lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
13 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal