Rusdi Kirana Marah karena Lion Air Dilecehkan Boeing

Rahmat Fiansyah
Co-founder Lion Air, Rusdi Kirana. (Foto: AFP)

PUTRAJAYA, iNews.id - Pemilik Lion Air Group, Rusdi Kirana marah dengan perlakuan Boeing pasca kejadian kecelakaan pesawat 737 MAX 8 pada akhir Oktober 2018. Boeing dinilainya melecehkan maskapai berbiaya rendah itu.

Rusdi mengatakan, Boeing tidak konsisten dengan sikapnya. Pada awal belum lama kecelakaan fatal terjadi, Boeing menuding pilot sebagai penyebabnya. Namun belakangan, pabrikan pesawat itu justru meminta maaf.

Duta Besar RI untuk Malaysia itu juga menuduh Boeing hanya memanfaatkan Lion Air yang telah menghabiskan puluhan miliar dolar AS untuk membeli pesawat Boeing 737 seri MAX. Lion Air diketahui telah menerima 187 unit pesawat dan 200 lainnya dalam pemesanan.

“Mereka memandang rendah maskapai saya dan negara saya meskipun hubungan kedua negara terjalin dengan baik. Mereka memperlakukan kami seperti Negara Dunia Ketiga," kata Rusdi kepada Reuters, Selasa (16/4/2019).

Rusdi sebelumnya juga pernah meluapkan kemarahannya kepada Boeing dan mengancam akan mengalihkan pesanan ke Airbus. Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

57 tahun lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

57 tahun lalu

KPK Gelar Audiensi dengan Garuda Indonesia, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan Pesawat Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal