Merasa Dikhianati Boeing, Rusdi Kirana Akan Batalkan Pesanan Pesawat

Rahmat Fiansyah
Founder Lion Air, Rusdi Kirana. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Lion Air tengah mempertimbangkan pembatalan sisa pesanan pesawat Boeing 737 MAX. Langkah itu diambil setelah insiden kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX 8 milik maskapai beberapa waktu lalu.

"Saya merasa dikhianati. Saya sedang menyiapkan dokumen-dokumen untuk mengajukan pembatalan. Semuanya masih dipertimbangkan," kata Founder Lion Air, Rusdi Kirana, dikutip dari Bloomberg, Kamis (6/12/2018).

Jumlah pesanan pesawat Boeing 737 yang dipesan oleh Lion Air ditaksir mencapai 22 miliar dolar AS atau setara Rp320 triliun. Lion Air merupakan pembeli pesawat Boeing terbesar ketiga di dunia setelah Southwest Airlines dan Flydubai.

Menanggapi ancaman Lion Air, juru bicara Boeing mengatakan, maskapai asal Indonesia itu adalah pelanggan yang berharga. Boeing akan terus mendukung penuh Lion Air pada masa-masa sulit seusai tragedi kecelakaan pesawat.

"Hati kami bersama orang-orang yang terdampak dari kejadian ini, dan keselamata tetap menjadi prioritas utama kami. Kami mengambil setiap tindakan untuk memahami seluruh aspek dari kecelakaan ini, dan bekerja sama dengan tim investigasi dan otoritas terkait," ujar dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

57 tahun lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal