Rumput Laut Pulau Panggang Bawa Peluang, BRI Bantu Mahdiah Kembangkan Dorula

Rizky Agustian
Mahdiah mengolah rumput laut menjadi dodol Dorula di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto: Rizky Agustian)

JAKARTA, iNews.id – Matahari menjadi bagian penting dalam proses produksi Dorula, dodol berbahan rumput laut milik Mahdiah. Selama cuaca cerah, rumput laut cukup dijemur sekitar tiga hari sebelum diolah menjadi penganan manis.

Namun ketika langit mendung dan hujan datang, proses pengeringan dapat mamakan waktu hingga sepekan. Cuaca menjadi penentu utama kelancaran produksi Dorula.

Mahdiah masih mempertahankan rutinitas tersebut di rumahnya yang berlokasi di Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Perempuan berusia 56 tahun itu sabar menunggu panas matahari setiap kali memproduksi dodol rumput laut.

Dodol rumput laut Dorula buatan Mahdiah, warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto: Rizky Agustian)

Potensi rumput laut di Pulau Panggang diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Prosesnya memang tidak singkat.

"(Usaha) masih (berjalan), sih. Kemarin saya produksi," kata Mahdiah kepada iNews.id saat ditemui di Pulau Panggang pada Senin (15/6/2026).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Petik Sayur, Panen Ilmu: BRI Bantu Kebun Gangnam Jadi Tempat Belajar Urban Farming

57 tahun lalu

Resep Lebaran Bawa Cuan, Cangcomak Naik Kelas Didukung Rumah BUMN BRI

57 tahun lalu

Mimpi Lukman Lestarikan Budaya Betawi lewat Ondel-Ondel, Kian Nyata Berkat Dukungan BRI

57 tahun lalu

Ketika Sampah Menjelma Ondel-Ondel, Kisah Lukman Bangkit dari Masa Sulit Didukung BRI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal