Restrukturisasi Bisnis, HSBC PHK 300 Karyawan

Djairan
Bank terbesar di Eropa, HSBC Holdings akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 300 karyawan. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Bank terbesar di Eropa, HSBC Holdings akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 300 karyawan. Hal itu seiring dengan langkah perusahaan dalam meluncurkan restrukturisasi bisnis perbankan komersialnya di Inggris di tengah pandemi Covid-19.

Pemangkasan tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki dan memaksimalkan kinerja HSBC untuk dapat terus berkembang dan memperluas restrukturisasi yang diumumkan pada Februari lalu. Bank berupaya mengurangi biaya secara global di saat peningkatan pendapatan terbukti sulit sepanjang 2020.

“Sejalan dengan strategi grup yang diumumkan pada Februari, kami terus merestrukturisasi dan meninjau peran yang diperlukan untuk mentransformasi bank, ini dapat membuat grup beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang tengah dihadapi,” ujar juru bicara HSBC dikutip dari Reuters, Kamis (22/10/2020).

Bank yang berbasis di London itu pada Juni lalu mengumumkan rencana PHK sebanyak 35.000 karyawan, meskipun itu sempat dibekukan. HSBC mengupayakan perbaikan bisnis di tengah kerugian dan anjloknya laba perusahaan akibat Covid-19, hingga sekarang dampak pandemi terus membuat labanya menyusut.

“Langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan keuntungan bank, karena prakiraan ekonomi menunjukkan masa depan yang menantang bagi prospek perbankan, terlebih pada bisnis yang berfokus di Asia,” kata CEO Noel Quinn.

Pada Agustus, HSBC mengatakan kerugian pinjamannya untuk tahun ini akan melampaui perkiraan 13 miliar dolar AS, karena Covid-19 terus menghantam pelanggan ritel dan korporat bank di seluruh dunia. Sementara bisnis perbankan komersial HSBC terus menyediakan pinjaman dan layanan lainnya untuk usaha kecil dan menengah (UKM).

Langkah-langkah lain dalam upaya restrukturisasi global HSBC termasuk pelepasan bisnis di Prancis, yang mungkin harus dijual dengan kerugian besar. Hal itu tak jauh berbeda dengan para pesaingnya, yang juga berjuang dalam beberapa tahun terakhir dalam meningkatkan pendapatan di tengah ketatnya persaingan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

57 tahun lalu

MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok ke Rp17.500 per Dolar AS imbas Ketegangan di Selat Hormuz hingga Badai PHK

57 tahun lalu

Prabowo Pasang Badan untuk Buruh: Jangan Khawatir, yang Diancam PHK Akan Kita Bela!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal