"Kemudahan-kemudahan yang diberikan pemerintah pusat sedang disosialisasikan," ujar Uu.
Uu pun menilai SNI penting, agar UMKM di Jabar bisa berdaya saing. Terlebih, di era globalisasi, produk-produk yang telah bersertifikasi bisa bersaing dengan produk luar negeri.
"Salah satu syarat produk itu tangguh dan berdaya saing harus memiliki sertifikat SNI, itu yang terus kami dorong," ucapnya.
Dalam pembukaan BMN 2021 tersebut, juga diluncurkan Aplikasi Sistem Informasi SNI Bina UMK, Penyerahan sertifikat SNI kepada 13 UMKM Jabar, Penyerahan sertifikat akreditasi kepada 11 Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) di Jabar, serta Penandatanganan nota kesepahaman antara BSN dengan sembilan perguruan tinggi dan Pemprov Sumatera Selatan.