PHR Berkolaborasi Kembangkan Bandar Bakau Dumai dan Homestay Jadi Magnet Wisatawan

Anindita Trinoviana
Kafe dan homestay KUB Redam Piloe yang berlokasi di Bandar Bakau Dumai. (Foto: dok Pertamina Hulu Rokan)

Selain menjadi magnet wisatawan edukasi, Bandar Bakau Dumai juga memantik wisatawan mancanegara dan ilmuwan luar negeri. Seperti Rusia, Montenegro, Jepang, dan Malaysia untuk melihat dan mempelajari ekosistem mangrovenya.

Tak hanya itu, dari 20 hektare hutan mangrove ini telah mengurangi emisi karbon hingga 1.268 ton CO2Eq atau setara dengan emisi dari 845 mobil diganti menjadi hutan mangrove ini telah memiliki simpanan karbon sebesar 199,86 ton/Ha.

Mangrove dikenal sebagai tanaman yang sangat efektif dalam menyerap CO2. Baru-baru ini, survei mengungkap adanya Kucing Bakau endemik dan Lutung Kelabu yang merupakan fauna dilindungi oleh IUCN, serta burung migrasi dari luar negeri berkunjung ke kawasan ini.

Pada tahun ini PHR sudah menanam 1.800 bibit mangrove yang ditanam secara bersama-sama dengan RSF, KTH Bandar Bakau, dan KUB Redam Piloe.

“Selain mengurangi emisi karbon dan meningkatkan pendapatan ekonomi warga lokal, program Bandar Bakau Dumai ini juga membantu menjaga ekosistem flora dan fauna,” ucap Pandjie.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi Wujudkan Birokrasi Efektif

Bisnis
7 jam lalu

Pegadaian Serahkan Grand Prize Emas 1 Kg, Wujudkan Impian Nasabah!

Bisnis
1 hari lalu

Bank Mandiri Perkuat Ekosistem PMI dan Diaspora lewat Mandiri Sahabatku 2026

Kuliner
3 hari lalu

ShopeeFood Deals Februari: Mie Gacoan Rp1, Live Streaming Keliling Jakarta, dan Giveaway

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal