Perbankan Mulai Lirik Paylater, Ekonom: Kartu Kredit Makin Tergeser

Anggie Ariesta
Pakar ekonomi yang juga Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah. (Foto: Istimewa)

"Jadi saya kira fenomena itu yang wajar terjadi karena mereka sudah memiliki basis yang bisa dikembangkan menuju paylater menggantikan layanan kartu kredit atau yang lain," ungkap Piter.

Dia menyampaikan, paylater bukan lompatan besar karena sebenarnya itu hanya pengembangan produk-produk yang sudah dimiliki perbankan. "Untuk bank-bank besar, itu (paylater) adalah sebuah kesempatan yang tidak mungkin mereka lepas karena potensinya sangat besar," ujar Piter.

Seiring perkembangan digital banking, lanjutnya, paylater semakin marak sedangkan kartu kredit semakin tergeser. Apalagi prosedur untuk mengurus kartu kredit lebih rumit dibandingkan paylater. 

"Paylater bentuk kartu kredit digital sehingga ini potensi besar bagi mereka yang punya basis layanan digital, untuk bank besar sesuatu yang lazim," tutur Piter.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kementerian PKP Tambah Alokasi KUR Perumahan Jadi Rp50 Triliun, Ini Alasannya

57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Kumpulkan Bos Himbara, Prabowo Minta UMKM Tak Dibebani Bunga Kredit Tinggi

57 tahun lalu

Bos Danantara Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Direksi Himbara, Bahas Suku Bunga BI?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal