Penjualan Pangan Segar Lewat Marketplace Tahun Ini Diprediksi Rp21 Triliun

Advenia Elisabeth
Mendaf M Lutfi memprediksi penjualan pangan segar lewat marketplace tahun ini Rp21 triliun

"Ekonomi digital dapat mengikis kesenjangan sosial di masyarakat. Aplikasi berbasis teknologi harus berbasis inovasi agar dapat bersaing, sehingga kami bisa memuliakan petani dan pedagang, serta mewujudkan Indonesia yang tumbuh dan tangguh," tutur Lutfi.

Sementara itu, dia menjelaskan, rantai dingin dalam perdagangan saat ini meripakan sebuah keniscayaan. Tahun lalu, kapasitas rantai dingin produk pangan di Indonesia baru tersedia 1,73 juta ton dengan 10.000 unit fasilitas pendingin atau kurang dari 7 persen dari total produk potensial yang dilayani rantai dingin.

"Pandemi Covid-19 juga telah menyebabkan peningkatan kebutuhan fasilitas rantai dingin untuk pangan hingga 16 persen per tahun. Bahkan, pada industri farmasi peningkatannya mencapai 115 persen," ucapnya.

Dia memperkirakan pasar rantai dingin global tumbuh dari 212,24 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 239,67 miliar dolar AS pada tahun ini. Selain itu, pasar rantai dingin global juga akan tembus lebih dari 344,51 miliar dolar AS pada 2025.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

57 tahun lalu

MNC Finance Gelar Agent Gathering Bersama CarDekho Group, Kejar Pertumbuhan Penjualan

57 tahun lalu

Bapanas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng di Tengah Stok CPO Melimpah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal