MRT Jakarta Sebut Hak Penamaan Stasiun Berkontribusi 30 Persen terhadap Pendapatan

Iqbal Dwi Purnama
MRT Jakarta menyebut penjualan hak penamaan stasiun atau naming rights berkontribusi sebesar 30 persen terhadap pendapatan tahunan. (Foto: Dok. MPI)

Bahkan, pada tahun ini perusahaan berinovasi untuk melakukan pengembangan untuk naming rights. Tidak hanya sekedar penyebutan nama brand, MRT Jakarta memperbolehkan pemilik hak penamaan stasiun untuk mengisi dengan lagu-lagu promosi atau jingle yang dinyalakan di stasiun.

"Tahun ini kita justru membuka kesempatan untuk invonasi seperti jingle juga diperbolehkan, dan tidak hanya nama perusahaan nama brand juga dimungkinkan," ucapnya.

Farchad mengatakan, pihaknya akan kembali menawarkan hak-hak penamaan untuk stasiun-stasiun MRT di Fase 1, seperti Stasiun Benhil, Cipete Raya, hingga penjualan hak penamaan untuk Stasiun Bundaran HI yang ditaksir memiliki harga paling mahal.

"Selain itu ada beberapa stasiun yang mengarah ke Fase 2 itu sekarang juga sudah kita open, jadi kita tidak menutup pembicaraan untuk yang Fase 2 juga, dan kita harapkan ini juga menjadi sumber growth ke depan," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Bertemu PM Singapura Lawrence Wong, Jajaki Investasi TOD hingga MRT Jakarta

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Libur Panjang, 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

57 tahun lalu

Purbaya Yakin DSI Dongkrak Penerimaan Pajak Negara dan Tutup Celah Penggelapan

57 tahun lalu

Ada Proyek MRT Jakarta, Rekayasa Lalin Diterapkan di Harmoni hingga September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal