KAI Tawarkan Hak Penamaan Eksklusif di 18 Stasiun LRT Jabodebek

Muhammad Refi Sandi
KAI memberikan kesempatan ekslusif hak penamaan atau naming rights di 18 Stasiun LRT Jabodebek yang strategis bagi perusahaan-perusahaan ternama. (Foto: Dok. MPI)

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan kesempatan ekslusif hak penamaan atau naming rights di 18 Stasiun LRT Jabodebek yang strategis bagi perusahaan-perusahaan ternama. Program ini menawarkan peluang kolaborasi yang substansial bagi perusahaan dalam meningkatkan brand awareness mereka.

"Sebagai penyedia layanan transportasi massa, KAI memiliki jangkauan luas dengan memiliki 18 stasiun seperti Stasiun Dukuh Atas, Stasiun Jati Mulya dan Stasiun Harjamukti yang merupakan stasiun awal dan akhir, Stasiun Halim dan Stasiun Cikoko sebagai Stasiun yang terintegrasi dengan Kereta Cepat Whoosh dan KAI Commuter, serta Stasiun Cawang yang merupakan stasiun central akan sangat menguntungkan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan eksposure merek mereka," ujar Manager Public Relations Divisi LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/3/2024).

Hendro menambahkan, melalui program naming rights ini, mitra perusahaan yang bekerja sama akan mendapatkan berbagai keuntungan, termasuk tampilan nama brand mereka akan diimplementasikan di berbagai media seperti aplikasi Access by KAI, website KAI dan penempatan pada signage, wayfinding, peta jalur, announcement, dan publikasi lainnya terkait stasiun-stasiun LRT Jabodebek yang dikelola oleh KAI.

Sejak mulai beroperasi pada 28 Agustus 2023, LRT Jabodebek telah berhasil mengangkut lebih dari 7 juta penumpang, menjadikannya sebagai pilihan yang menarik bagi mitra bisnis yang potensial untuk menjalin kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.

"Kami sangat terbuka terhadap program naming rights ini, karena merupakan pemanfaatan aset untuk menciptakan pendapatan di luar angkutan penumpang dan meningkatkan pelayanan kami secara keseluruhan," katanya.

Sebagai informasi, program naming rights ini juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi pendapatan melalui komersialisasi aset perusahaan yang telah dijalankan oleh KAI sebagai induk perusahaan dengan contoh Stasiun BNI City dan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

Diharapkan program ini dapat menjadi langkah positif bagi pertumbuhan dan pengembangan layanan transportasi di wilayah Jabodetabek.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Cegah Kecelakaan Kereta, KAI Tutup Sejumlah Pelintasan Liar di Banten dan Jabar

Nasional
16 jam lalu

KAI bakal Bangun Tugu, Kenang 16 Perempuan Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur

Nasional
21 jam lalu

KAI Ubah Nama Argo Bromo Anggrek Jadi KA Anggrek, Berlaku Mulai 9 Mei

Nasional
1 hari lalu

84 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Sudah Pulih, 17 Orang Masih Dirawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal