Menteri PUPR Sebut Indonesia Butuh 50 Bendungan Baru Setiap 5 Tahun, Ini Alasannya

Michelle Natalia
Bendungan Kuwil Kawangkoan yang dibangun untuk mengatasi banjir di Kota Manado. (Foto: dok Kementerian PUPR)

"Tidak ada pilihan lain untuk mengatasi banjir dan kekeringan, kecuali dengan menambah bendungan dan embung lebih banyak lagi," ujar Basuki. 

Tak hanya itu, lanjutnya, teknologi bendungan pun harus diperbarui dari waktu ke waktu dengan berbagai inovasi agar tidak tertinggal dan memenuhi kebutuhan untuk mengatasi banjir dan kekeringan. 

"Kita harus terus menjaga intellectual exercise kita dalam membangun dan mengelola bendungan. Jika selama ini kita membangun bendungan dengan tipe yang sama, rockfill dam, maka ke depan kita perlu inovasi agar teknologi bendungan kita bisa lebih baik dan maju," ungkap Basuki.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Airlangga Mardjono, selaku Ketua Umum KNI-BB mengatakan Seminar Nasional Bendungan Besar 2023 mengangkat tema “Keamanan Bendungan dalam Menghadapi Beban Ekstrim dan Perubahan Iklim”.

"Topik ini sangat relevan mengingat perubahan iklim, fenomena cuaca ekstrim dan aspek kebencanaan lainnya telah menjadi tantangan global bagi pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di dunia," kata Airlangga Mardjono. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai Sejumlah Perairan hingga 2 Juli 2026

57 tahun lalu

Kekeringan Landa Cibarusah Bekasi, BNPB: 160 KK Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Pramono Lanjutkan Normalisasi Sungai: Banjir Masih Ada, tapi Tak Separah yang Lalu

57 tahun lalu

Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal