Menko Airlangga: Sinergi Diperlukan untuk Jaga Ekonomi Indonesia

Jeanny Aipassa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Dia mengatakan, dunia masih terus dibayangi berbagai risiko dan ketidakpastian. Mulai dari risiko pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang melemah, harga komoditas yang volatil, geopolitik perang Ukraina-Rusia dan konflik Palestina-Israel. 

Selain itu, fragmentasi ekonomi, ancaman El Nino dan perubahan iklim, risiko debt-distress, kontraksi PMI Manufaktur global, serta meningkatnya harga minyak dunia.

Itu sebabnya, pertumbuhan ekonomi global masih lemah dan melambat serta tidak merata, pada 2023 diperkirakan hanya tumbuh 2,9 persen dan pada 2024 menurun ke 2,8 persen.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

57 tahun lalu

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor

57 tahun lalu

JK Melayat ke Rumah Duka Ryamizard Ryacudu, Kenang Momen Penanganan Tsunami Aceh

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal