Menko Airlangga: Sinergi Diperlukan untuk Jaga Ekonomi Indonesia

Jeanny Aipassa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Dia mengatakan, dunia masih terus dibayangi berbagai risiko dan ketidakpastian. Mulai dari risiko pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang melemah, harga komoditas yang volatil, geopolitik perang Ukraina-Rusia dan konflik Palestina-Israel. 

Selain itu, fragmentasi ekonomi, ancaman El Nino dan perubahan iklim, risiko debt-distress, kontraksi PMI Manufaktur global, serta meningkatnya harga minyak dunia.

Itu sebabnya, pertumbuhan ekonomi global masih lemah dan melambat serta tidak merata, pada 2023 diperkirakan hanya tumbuh 2,9 persen dan pada 2024 menurun ke 2,8 persen.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Bank Dunia Sebut Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Tekanan Harga Energi Global

Nasional
1 hari lalu

Indonesia Bangun Pabrik Melamin Pertama di KEK Gresik, Investasi Rp10,2 Triliun

Nasional
3 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.105, Airlangga: Mata Uang Lain Juga Melemah

Nasional
4 hari lalu

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Tekan Harga Tiket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal