Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor

Selasa, 02 Juni 2026 - 20:11:00 WIB
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko dalam program Rakyat Bersuara yang disiarkan di iNews, Selasa (2/6/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menilai, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator kondisi ekonomi Indonesia sedang mengalami krisis.

Budiman mengatakan, situasi ekonomi global saat ini tengah menghadapi perubahan besar yang memengaruhi banyak negara. Karena itu, kondisi pergerakan mata uang harus dilihat dalam konteks yang lebih luas, bukan hanya dari sisi kurs semata.

"Semua negara sedang berdiri di atas panggung yang mulai mengalami likuifaksi, pencairan. Basis ekonominya, suprastruktur politik, budaya, pendidikan, sedang mengalami pencairan," kata Budiman dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Berkecamuk, Penyebab Rupiah Ambruk?' yang disiarkan di iNews, Selasa (2/6/2026).

Budiman meminta seluruh pihak untuk tidak menyederhanakan persoalan apabila krisis ekonomi hanya diukur dari pelemahan mata uang domestik terhadap dolar AS.

"Dalam keadaan seperti itu terlalu mereduksi kalau kita melihat Indonesia krisis hanya karena nilai mata uang kita menurun dibandingkan dolar AS," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut