Mendag Ngaku Diprotes Banyak Pihak setelah Musnahkan Pakaian Thrifting

Avirista Midaada
Mendag Zulkifli Hasan mengaku sempat diprotes banyak pihak karena memusnahkan pakaian bekas impor atau thrifting. (Foto: Istimewa)

Dia khawatir jika pakaian bekas itu terus berkembang maka produk-produk anak muda Indonesia bisa kalah saing. Maka dari itu, pemerintah memutuskan berani mengantisipasi itu agar pasar produk fashion pakaian dalam negeri bisa berkembang.

"Kalau anak-anak belajar mengembangkan usaha itu yang akan pasar direbut oleh selundupan. Kita harus menciptakan pemerintah agar ekosistem ekonomi dalam negeri menunjang, ntar kita bisa take off untuk menyerbu pasar dunia, enggak siap bagaimana kita mau take off keluar," katanya.

Zulhas mengatakan, pemerintah perlu memperbaiki kebijakan di dalam negeri sembari mengembangkan pelaku-pelaku UMKM agar bisa bersaing ke luar negeri untuk merambah ekspor. Hal ini untuk meningkatkan produk-produk Indonesia di dunia internasional agar terwujud Indonesia sebagai negara maju.

"Oleh karena itu di dalam negeri kita rapikan, kita kembangkan, lingkungannya ekosistemnya kita perbaiki baru kita bisa menggempur pasar dunia, menguasai pasar dunia. tanpa itu Indonesia Emas 2045 tentu sekedar menjadi cita-cita," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kumpulkan Bos Himbara, Prabowo Minta UMKM Tak Dibebani Bunga Kredit Tinggi

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026: Targetkan Transaksi Rp8 Triliun Selama 32 Hari

57 tahun lalu

Potensi Pemborosan Rp1 Triliun per Bulan, DPR Usul MBG Disetop saat Libur Sekolah

57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal