Menakar Strategi Krakatau Steel ketika Indonesia Kebanjiran Baja Impor

Suparjo Ramalan
Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik baja lembar panas ke-2 atau hot strip mill #2 (HSM2) milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, di Cilegon, Banten, pada  21 September 2021. (Foto: dok iNews)

"Rantai pasok yang terfragmentasi hanya merugikan perusahaan baja lokal," kata Bhima. 

Dia menilai, hilirisasi harus sinkron dengan kebutuhan KRAS. Artinya, produk bahan baku diolah menjadi setengah jadi kemudian ada porsi wajib masuk ke pabrik KRAS, misalnya 60-80 persen.

"Selama tidak ada kejelasan rantai pasok, kita dihantam dua sisi, impor baja dan perusahaan asing yang mengolah bahan mentah langsung dijual ke pengguna akhir," tutur Bhima.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Krakatau Steel (KRAS) Cetak Laba Bersih Rp353 Miliar di 2022 

57 tahun lalu

Jokowi Ulang Tahun ke-65, Prabowo Ucapkan Selamat

57 tahun lalu

Didit Prabowo Sowan ke Jokowi di Solo, Mensesneg Ungkap Tujuannya

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Tegaskan Berkas Perkara Lengkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal