“Jadi, ya tidak ada gengsi-gengsian apalagi foya-foya. Saya memilih fokus berwirausaha agar bisa selangkah lebih maju dibanding yang lain dan menuju kesuksesan lebih cepat,” tuturnya.
Azka menambahkan keterampilan berdagang secara online tersebut didapatkan dari pelatihan kurikulum bisnis digital yang ada di sekolah. Saat itu pihak sekolah bekerja sama dengan salah satu platform bisnis digital terkemuka di Indonesia.
”Kurikulum di sekolah ini sangat membantu untuk siswa yang ingin bisnis online dan kurikulum bisnis digital ini sesuai dengan mata pelajaran yang ada di SMKN 9 Bandung,” tuturnya.
Melalui kurikulum bisnis digital, Azka merasa sangat terbantu dalam mengembangkan bisnisnya. Mulai dari bagaimana cara membuka toko online hingga analisis pasar ketika sudah berjualan.
Tidak hanya melalui kurikulum, dukungan sekolah terhadap usaha yang dikembangkan Azka juga ditujukan dengan membawa produk OneD Lemon ke event-event kewirausahaan seperti pameran-pameran. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Azka untuk membuka relasi seluas-luasnya, termasuk menambah pengetahuan tentang kewirausahaan yang lebih luas.