Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menyatakan BRI terus berkomitmen menguatkan fondasi ekonomi kerakyatan melalui penyaluran pembiayaan. Upaya ini dilakukan lewat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut dia, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun hingga April 2026. Jumlah itu disalurkan kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia.
“KUR merupakan instrumen pembiayaan BRI dalam mendukung sektor usaha mikro dan sektor produktif. BRI pun senantiasa menyalurkan KUR dengan memperluas akses permodalan, yang tidak hanya berdampak pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas usaha serta perputaran ekonomi di berbagai wilayah,” ujar Akhmad, Kamis (28/5/2026).
Dia mengatakan penyaluran KUR BRI diarahkan untuk mendorong pelaku usaha berkembang seiring dengan meningkatnya akses permodalan. Tercatat, sejumlah debitur mampu memperluas usaha dan meningkatkan kapasitas bisnis.
Capaian tersebut terlihat dari jumlah debitur yang berhasil naik kelas, yakni sebanyak 307.000 debitur atau 31,96 persen dari target 962.000 debitur.