Kisah Petani Cabai Sukses Punya Puluhan Karyawan hingga Bisa Beli Harley Davidson

Viola Triamanda
Suharto, petani cabai yang sukses punya puluhan karyawan hingga bisa beli Harley Davidson. Foto: YouTube Capcapung

Dari awalnya dia menanam hanya di lahan seluas 2.000 meter persegi, kemudian berkembang menjadi 1 hektare (ha) dalam 1 tahun. Bahkan dalam 5 tahun, luas tanamnya menjadi 10 ha. Selain cabai, dia juga menanam sayuran lain, seperti jagung manis dan ketela. Dari beberapa jenis tanaman itu, dia pernah panen sebanyak 500 ton dalam 1 tahun. 

Dari hasil bertani itulah, sebelum pensiun menjadi guru, Suharto bisa membeli Harley Davidson. Dia membeli motor gede dengan harga ratusan juta itu karena merupakan impian masa mudanya.

"Soal Harley (Davidson) sejak masih muda lihat yang naik Harley itu kelihatannya nyaman dan temannya banyak, (berpikir) kapan bisa beli, ternyata sebelum pensiun (jadi guru), cabai panen banyak dan harganya lumaya, saya belikan Harley. Sekarang sering touring bersama dengan teman yang punya Harley," tutur Suharto. 

Namun kesuksesannya tidak dirasakan sendiri, karena dia melibatkan masyarakat sekitar yang tidak memiliki pekerjaan untuk bekerja bersamanya. Jumlah karyawan yang dimiliki sekitar 34 orang. Para pekerja pun bisa memiliki rumah permanen dan  menyekolahkan anak-anaknya hingga sarjana.

Selain itu, dia juga bekerja sama dengan perusahaan di Jakarta menanam pepaya seluas 2 ha. Hasil pepaya ini dieskpor ke luar negeri. 

Dengan capaiannya ini, dia pun mengajak kaum muda untuk bertani. Dia sendiri sudah membuktikan bertani juga bisa menguntungkan, membantu masyarakat sekitar juga negara dalam membenuhi kebutuhan pangan. 

"Indonesia adalah negara agraris, mimpi yg tidak bisa tercapai bisa tercapai berkat bertani. Keinginan seperti punya rumah, mobil dan Harley ternyata bisa terpenuhi semua dari hasil pertanian," ucap Suharto.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Viral Konten Guru dan Siswi SD Sukabumi Diduga Child Grooming, Ini Reaksi Keras KPAI

Nasional
6 hari lalu

PGRI Miris Honorer Hanya untuk Guru: Kenapa Kalau Polisi, TNI, Jaksa, DPR Tidak Ada?

Megapolitan
9 hari lalu

Kasus Guru Dilaporkan gegara Nasihati Murid di Tangsel Dihentikan, Tak Penuhi Unsur Pidana

Megapolitan
10 hari lalu

Mediasi Buntu, Guru SD di Pamulang yang Nasihati Murid Tetap Dipolisikan meski Sudah Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal