Pada tahun 1992, Howard membeli seluruh saham Starbucks dan menjadi pimpinan dari Starbucks Corporation. Di tahun yang sama, Starbucks mampu memperluas jangkauan perusahaannya dengan membuka 165 toko di Amerika Serikat (AS).
Di tahun 2000, Starbucks mampu berkembang menjadi perusahaan global dengan total 3.500 kedai kopi di seluruh dunia. Bahkan kini, Starbucks memiliki lebih dari 30.000 gerai.
Menurut data Forbes, Schultz tercatat memiliki total kekayaan mencapai 4 miliar dolar AS atau setara Rp59,91 triliun. Dia masuk ke dalam list 1.000 orang terkaya di dunia dan menempati posisi ke-728.