Ini Resep Selamatkan Industri Tekstil RI dari Ancaman Kebangkrutan

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi industri tekstil bangkrut. Foto: Ilustrasi Pixabay

JAKARTA, iNews.id - Industri tekstil Indonesia tengah terguncang, terbaru perusahaan Sritex resmi dinyatakan bangkrut. Pengamat menilai kebangkrutan perusahaan tekstil Sritex di Indonesia menjadi alarm keberlangsungan industri dalam negeri ke depan.

Untuk itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eisha M Rachbini menilai pemerintah harus ikut menyelamatkan industri padat karya tersebut.

Ia menilai industri tekstil RI tengah mengalami tekanan baik dari sisi permintaan. Tekanan daya beli yang lemah, baik pasar domestik atau global, membuat menjadi penyebab perusahaan tekstil gulung tikar.

"Kita tahu beberapa tahun belakangan ini terjadi perang dagang China dan Amerika, dan semakin terbukanya pasar, banyak produk tekstil China membanjiri pasar domestik," ujar Eisha saat berbincang dengan iNews.id, Sabtu (26/10/2024).

Penurunan daya beli masyarakat ini membuat pola konsumsi bergeser mencari barang yang lebih murah, salah satunya barang-barang impor. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena biaya produksi untuk industri tekstil di Indonesia masih jauh lebih mahal ketimbang China, Vietnam, hingga Bangladesh.

Untuk menghadapi situasi itu, ada beberapa kebijakan yang penting dipertimbangkan pemerintah untuk menyelamatkan industri tekstil ke depan, untuk meningkatkan daya saing industri.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

PBB Terancam Bangkrut, Kemlu: Kita Telah Melaksanakan Kewajiban Kita

Nasional
22 hari lalu

Prabowo Mau Bentuk BUMN Tekstil, Danantara Siapkan Modal Rp100 Triliun

Nasional
25 hari lalu

Prabowo Gelar Rapat Akhir Pekan di Hambalang, Ini yang Dibahas 

Nasional
27 hari lalu

Defisit APBN Nyaris 3%, Ekonom: Masih Dalam Koridor yang Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal