Ini Penjelasan WIKA usai Saham Digembok Bursa, Tegaskan Komitmen Restrukturisasi

Dinar Fitra Maghiszha
Wijaya Karya (WIKA) menghormati keputusan regulator dan menegaskan komitmen dalam melakukan restrukturisasi secara bertahap. (Foto: Okezone)

Manajemen WIKA memastikan pihaknya tetap berkomitmen memenuhi kewajibannya kepada para pemegang obligasi dan sukuk.

Hingga tahun 2024, perseroan telah melunasi pokok obligasi dan sukuk sebesar Rp1,27 triliun, baik melalui jatuh tempo reguler maupun mekanisme pelunasan dipercepat (call option).

Namun, WIKA mengakui bahwa dalam proses restrukturisasi, masih diperlukan waktu dan dukungan dari para pemegang obligasi, sukuk, serta pemangku kepentingan lainnya.

Mahendra mengungkapkan, sedianya WIKA telah mengajukan skema pembayaran sebagian atas pokok yang jatuh tempo, sementara sisa pokok diusulkan untuk diperpanjang dengan tetap membayarkan bunga sesuai perjanjian.

“Namun, atas usulan tersebut, belum dapat mencapai kuorum untuk mengambil keputusan,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Melemah di Perdagangan Awal Juni, Ini Sentimen Pendorongnya

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Anjlok 8,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.635 Triliun 

57 tahun lalu

IHSG Tertekan, BEI Sebut Laba Emiten Naik 21,5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal