Hippindo Sebut Rencana Pengenaan Bea Masuk Tidak Tepat, Soroti Aksi Impor Ilegal

muhammad farhan
Hippindo menilai permasalahan yang terjadi di pasar domestik kali ini adalah maraknya penetrasi produk impor ilegal. (Foto: Aldhi Chandra)

"Peritel itu ekosistem yang sangat besar dimana di Hippindo saja, kita sudah membawahi ratusan merek ya. Dan total tenaga kerja yang bekerja di ritel kita sudah di atas 600.000 orang, kalau dihitung semuanya di Indonesia, bisa jadi jutaan orang di bawah ritel," ucapnya.

Hasan menyebut, jika pemerintah tidak bisa memberikan perlindungan kepada peritel terutama dalam perdagangan impor dan ekspansi bisnis, ekonomi Indonesia ditengarai akan terganggu.

"Pemerintah sudah pernah bilang bahwa lebih dari 52 persen pertumbuhan ekonomi itu asalnya dari konsumsi. Ritel ini yang kami maksud sebagai salah satu pemicu pertumbuhan konsumsi itu terjadi," kata dia.

Lebih lanjut, Hasan mengatakan, jika pemerintah tidak bisa mendukung ekosistem peritel impor resmi di Indonesia dan tidak mematikan produksi industri dalam negeri, maka dikhawatirkan masyarakat akan berbelanja ke luar negeri.

"Nantinya kami khawatir masyarakat akan berbelanja ke luar negeri untuk mencari barang yang tidak ada di Indonesia, kan sayang," tuturnya.

"Justru salah satu misi Hippindo adalah kita ingin membuat Indonesia sebagai destinasi belanja dan wisata," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjelasan Bea Cukai soal Heboh Penumpang Perempuan Menangis saat Diperiksa Bawa Kartu Pokemon

57 tahun lalu

Purbaya soal Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Korupsi: Prosesnya Kan Baru Mulai

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Produk Plastik 6 Bulan ke Depan

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Redam Efek Perang AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal