Hippindo Sebut Rencana Pengenaan Bea Masuk Tidak Tepat, Soroti Aksi Impor Ilegal

muhammad farhan
Hippindo menilai permasalahan yang terjadi di pasar domestik kali ini adalah maraknya penetrasi produk impor ilegal. (Foto: Aldhi Chandra)

JAKARTA, iNews.id - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyampaikan keberatannya atas rencana pengenaan bea masuk yang bisa naik mencapai 200 persen. Hippindo menilai permasalahan yang terjadi di pasar domestik kali ini adalah maraknya penetrasi produk impor ilegal
 
Sekretaris Jenderal Hippindo, Haryanto Pratantara menuturkan, produk impor memang harus dipantau, namun perlu diperhatikan jenis impor seperti apa yang harus ditindak.

"Yang mengganggu adalah impor produk-produk yang sangat murah meriah di dalam negeri. Kita melihat barang-barang impor yang murah itu tidak jelas masuknya dari mana," kata Haryanto dalam jumpa pers dikutip, Minggu (7/7/2024). 

Haryanto menambahkan, produk impor yang murah tersebut diakibatkan tidak memenuhi regulasi yang disyaratkan pemerintah, seperti membayar pajak dan teknis lainnya. Lantaran hal tersebut, Haryanto mengatakan produk impor tersebut ilegal sehingga memiliki selisih harga dengan barang impor resmi sebesar tiga sampai empat kali lipat.

"Ini yang mengganggu industri dalam negeri, jadi kita mesti clear dulu bahwa impor ilegal ini yang bermasalah," tuturnya.

Sementara, Deputi 1 Perdagangan Dalam Negeri Hippindo, Hasan Aula menuturkan, jika pemerintah tetap memaksakan kenaikan pajak impor keseluruhan, maka bisnis peritel yang melakukan impor secara resmi juga terancam.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjelasan Bea Cukai soal Heboh Penumpang Perempuan Menangis saat Diperiksa Bawa Kartu Pokemon

57 tahun lalu

Purbaya soal Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Korupsi: Prosesnya Kan Baru Mulai

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Produk Plastik 6 Bulan ke Depan

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Redam Efek Perang AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal