Hengkang dari Rusia, Shell Bakal Telan Kerugian hingga Rp71 Triliun

Aditya Pratama
Raksasa minyak, Shell mengkonfirmasi bakal menerima kerugian hingga 5 miliar dolar AS atau setara Rp71,85 triliun akibat rencana hengkang dari Rusia. (Foto: Reuters)

Perusahaan minyak menybeut bahwa keadaan pasar minyak global tetap bergejolak. Adapun kenaikan harga minyak disebabkan Rusia menjadi salah satu eksportir komoditas terbesar di dunia dan kekhawatiran pasokan akan terganggu karena konflik.

Meskipun Inggris mendapat sangat sedikit minyak dari Rusia, negara tersebut telah dipengaruhi oleh kenaikan harga global, yang telah membuat harga bensin dan solar mencapai rekor tertinggi.

Sebagai bagian dari rencana penarikan Shell, perusahaan mengatakan sebelumnya akan melepas 27,5 persen saham di fasilitas gas alam cair Rusia, 50 persen saham di proyek ladang minyak di Siberia dan usaha patungan energi.

Ini juga akan mengakhiri keterlibatannya dalam pipa Nord Stream 2 antara Rusia dan Jerman, yang telah ditunda oleh para menteri di Berlin.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
15 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
21 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
22 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal