Hengkang dari Rusia, Heineken Jual Aset Operasional Seharga Rp16.000

Aditya Pratama
Produsen bir Belanda, Heineken menjual aset operasionalnya seharga 1 euro atau Rp16.000 untuk keluar dari Rusia. (Foto: Reuters)

Pada bulan Juli, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit untuk mengambil alih anak perusahaan pembuat yoghurt Prancis Danone di Rusia bersama dengan saham produsen bir Carlsberg di perusahaan lokal.

Selain itu, Anheuser-Busch InBev juga mengatakan pihaknya berencana untuk keluar dari usaha patungannya di Rusia dengan Efes Turki.

Heineken memiliki tujuh pabrik bir di Rusia dan mempekerjakan 1.800 karyawan yang akan menerima jaminan kerja selama tiga tahun ke depan.

Produsen bir itu telah menghapus merek Heineken dari Rusia tahun lalu dan akan menghentikan produksi Amstel secara bertahap dalam enam bulan.

Dalam kesepakatan tersebut, Heineken tidak menggunakan opsi untuk membeli kembali bisnis tersebut, termasuk lisensi tiga tahun untuk beberapa merek regional yang lebih kecil. Perusahaan juga tidak akan memberikan dukungan merek atau menerima keuntungan apa pun.

Arnest Group memiliki bisnis pengemasan kaleng besar dan merupakan produsen aerosol terbesar di Rusia. Perusahaan juga menjual kosmetik dan barang-barang rumah tangga.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Bisnis
1 hari lalu

BTN Bukukan Laba Bersih Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Naik 16,4 Persen

Nasional
3 hari lalu

164 WNA Bekerja Tanpa RPTKA, Perusahaan di Kalbar Didenda Rp2,17 Miliar

Internasional
4 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal