Hengkang dari Rusia, Heineken Jual Aset Operasional Seharga Rp16.000

Aditya Pratama
Produsen bir Belanda, Heineken menjual aset operasionalnya seharga 1 euro atau Rp16.000 untuk keluar dari Rusia. (Foto: Reuters)

BRUSSELS, iNews.id - Produsen bir Belanda, Heineken menyampaikan bahwa pihaknya telah merampungkan tahapan untuk keluar dari Rusia. Perusahaan menjual aset operasionalnya di negara itu ke Arnest Group dengan harga simbolis 1 euro atau setara Rp16.514.

Mengutip Reuters, Heineken kemungkinan besar akan mengalami kerugian luar biasa sebesar 300 juta euro dari persetujuan penjualan aset untuk hengkang dari Rusia tersebut.

Adapun, perusahaan telah mengumumkan niatnya untuk keluar dari Rusia pada Maret 2022, setelah invasi Rusia ke Ukraina, dan mengakui bahwa prosesnya memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.

“Perkembangan terkini menunjukkan tantangan signifikan yang dihadapi perusahaan manufaktur besar untuk keluar dari Rusia,” ujar Kepala Eksekutif Heineken Dolf van den Brink dalam sebuah pernyataan dikutip, Minggu (27/8/2023).

Dia tidak menjelaskan secara rinci mengapa pencarian pembeli memakan waktu lebih lama dari perkiraan, dan menyebut proses untuk keluar dari Rusia sangat rumit.

"Kami senang kami menemukan pembeli yang cocok. Kami yakin ini adalah pihak yang dapat diandalkan. Kami senang proses ini berakhir dan bisa meninggalkan Rusia," tuturnya.

Seperti diketahui, banyak perusahaan multinasional berbondong-bondong meninggalkan Rusia setelah Barat menjatuhkan sanksi terhadap Moskow, namun Kremlin membalas dengan menyita beberapa aset perusahaan.

Beberapa perusahaan asing yang mencoba keluar dari Rusia menghadapi lonjakan biaya yang besar karena Moskow menuntut diskon yang lebih besar terhadap harga aset yang ingin mereka jual, menurut tiga sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Bisnis
1 hari lalu

BTN Bukukan Laba Bersih Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Naik 16,4 Persen

Nasional
3 hari lalu

164 WNA Bekerja Tanpa RPTKA, Perusahaan di Kalbar Didenda Rp2,17 Miliar

Internasional
4 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal