Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000 per Kg, Sambal Warteg Jadi Berbayar 

Advenia Elisabeth
Salah satu warteg di bilangan Kota Bekasi (foto: Advenia/MPI)

Di samping harga cabai yang melambung, harga bahan pokok lainnya juga turut mengiringi. Seperti telur, ayam, serta sayur mayur. Dengan naiknya harga pada komoditas tersebut, Suci berujar bahwa mengurangi porsi di setiap piring pembeli menjadi salah satu caranya agar tetap memperoleh keuntungan. 

Pasalnya, di warteg miliknya, dia tidak menaikkan harga makanan, hal itu supaya pembeli tetap setia datang makan ke tempatnya. 

"Kalau harga, saya enggak naikin. Paling potongan sayur atau lauk saja yang saya kurangi, atau dibikin lebih kecil," ucapnya.

Suci pun berharap, pada 2022 mendatang, harga bahan pangan sudah kembali ke harga normal alias tidak melambung seperti sekarang. 

"Semoga tahun depan turun semua," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

57 tahun lalu

Harga Cabai Merah Melonjak Tajam, Bapanas Ungkap Penyebabnya

57 tahun lalu

Momen Prabowo Makan Siang Bareng Siswa Sekolah Rakyat, Menunya Nasi Pakai Ayam dan Telur

57 tahun lalu

Purbaya Bakal Usut Klaim Daya Beli di Warteg Lesu: Saya Baru Dengar Tuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal