Ericsson hingga Nokia Umumkan Rencana Hengkang dari Rusia

Aditya Pratama
Logo Ericsson. (Foto: Reuters)

"Kami sekarang melihat buah dari rencana keluar yang telah berbulan-bulan dikerjakan. Mereka semua sekarang mengikutinya," kata Pescatore dikutip, Selasa (30/8/2022).

Ericsson telah menangguhkan bisnisnya di Rusia tanpa batas pada bulan April, sementara Nokia melangkah lebih jauh dan mengatakan akan menarik diri sepenuhnya dari negara itu.

"Pada akhir tahun, sebagian besar karyawan kami di Rusia akan pindah dari Nokia, dan kami telah mengosongkan semua kantor kami. Kami akan mempertahankan kehadiran resmi di negara ini sampai penutupan hukum selesai," kata juru bicara Nokia.

Adapun Ericsson menerapkan cuti berbayar kepada karyawannya di Rusia pada awal tahun ini. Perusahaan mencatat provisi 900 juta crown (95 juta dolar AS) pada kuartal pertama untuk penurunan nilai aset dan biaya luar biasa lainnya yang terkait dengan pemindahan tersebut.

Ericsson memiliki sekitar 400 karyawan di Rusia dan mengatakan akan memberikan dukungan keuangan kepada mereka yang terkena dampak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal