Ericsson hingga Nokia Umumkan Rencana Hengkang dari Rusia

Aditya Pratama
Logo Ericsson. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Beberapa perusahaan teknologi Barat, seperti Ericsson dan Nokia mengumumkan rencana untuk keluar sepenuhnya dari Rusia pada Senin (29/8/2022). Pengumuman ini menyusul Dell yang melakukan hal serupa pada pekan lalu.

Mengutip Reuters, Ericsson menyampaikan, pihaknya secara bertahap akan menarik diri dari Rusia selama beberapa bulan mendatang. Sementara saingannya dari Finlandia, Nokia berencana untuk keluar dari Moskow pada akhir tahun.

Selain itu, Logitech International yang berbasis di Swiss juga mengatakan akan menghentikan kegiatannya yang tersisa di Rusia setelah menangguhkan operasinya pada bulan Maret.

Lebih banyak perusahaan barat menjual atau menarik bisnis dari Rusia setelah menghentikan operasi imbas Moskow mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari.

Analis PP Foresight, Paolo Pescatore mengatakan, proses tersebut membutuhkan perencanaan yang cermat mengingat tantangan politik yang sedang berlangsung.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal