Ekonomi RI Disebut Tekor di 2022, Sri Mulyani Jawab Begini

Michelle Natalia
Ekonomi RI Disebut Tekor di 2022, Sri Mulyani Jawab Begini

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyebut bahwa hal itu memang agak sedikit berbeda, tetapi keduanya menggambarkan pergerakan harganya.

"Jadi pak Marwan, ini juga sempat kemarin dibawa di Paripurna oleh PKS dan juga di Banggar, jadi kami merasa perlu untuk menjelaskan. Jadi kalau membandingkan antara PDB riil pertumbuhannya tidak dibandingkan dengan inflasi, kalau mau menggunakan inflasi kita membandingkannya dengan nominal," ucap mantan Direktur Bank Dunia ini.
PDB nominal harganya menggunakan deflator. Sehingga, 5,5 persen inflasi dibandingkan dengan ukuran PDB secara nominal, kenaikan PDB nominal itu 15,4 persen.

"Jadi, nett-nya masih untung Pak, kalau pakai istilah untung rugi tadi masih untung atau masih ada positifnya, terlebih di lapangan masyarakat ada merasa 'PDB-nya naik, tapi saya nggak merasakan', atau kemiskinan yang sifatnya struktural. Memotong kemiskinan antargenerasi itulah yang sebetulnya kita coba," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Momen Purbaya Olahraga saat CFD, Sebut Ekonomi RI Masih Aman

Nasional
2 hari lalu

Prabowo: Indonesia Sangat Dihormati Dunia karena Sudah Swasembada Pangan

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Yakin Ekonomi RI Tumbuh Dekati 6 Persen di Akhir 2026: Kita Dorong Terus!

Internasional
6 hari lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal