Ekonomi RI Disebut Tekor di 2022, Sri Mulyani Jawab Begini

Michelle Natalia
Ekonomi RI Disebut Tekor di 2022, Sri Mulyani Jawab Begini

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab pertanyaan anggota komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan yang menilai ekonomiIndonesia tekor di 2022. Cik Asan menilai pertumbuhan ekonomi RI mencapai 5,3 persen, tetapi inflasi di level 5,5 persen.

"Kami ingin sampaikan pak Marwan, bahwa kalau berbicara tentang pertumbuhan atau growth, itu adalah riil. Itu berarti inflasi sudah dikurangkan, inflasi itu perbandingannya dengan growth nominal atau value," ucap Sri dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (30/8/2023). 

Sehingga, growth yang ada di dalam PDB itu bersifat riil, di mana inflasi sudah dikeluarkan. Jadi, ini menjadi pertumbuhan yang memang riil naiknya 5,3 persen.

"Kalau mau memasukkan inflasi, PDB kita itu naiknya 15,4 persen, itu nilai value rupiahnya. Jadi kalau mau dikurangkan dengan inflasi 5,5 persen, kita masih tumbuh kira-kira 9 persen, jadi ada memang indikator inflasi dalam hal itu yang dihitung BPS berdasarkan pergerakan harga, ada di dalam penghitungan PDB itu menggunakan deflator PDB," tutur dia.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyebut bahwa hal itu memang agak sedikit berbeda, tetapi keduanya menggambarkan pergerakan harganya.

"Jadi pak Marwan, ini juga sempat kemarin dibawa di Paripurna oleh PKS dan juga di Banggar, jadi kami merasa perlu untuk menjelaskan. Jadi kalau membandingkan antara PDB riil pertumbuhannya tidak dibandingkan dengan inflasi, kalau mau menggunakan inflasi kita membandingkannya dengan nominal," ucap mantan Direktur Bank Dunia ini.
PDB nominal harganya menggunakan deflator. Sehingga, 5,5 persen inflasi dibandingkan dengan ukuran PDB secara nominal, kenaikan PDB nominal itu 15,4 persen.

"Jadi, nett-nya masih untung Pak, kalau pakai istilah untung rugi tadi masih untung atau masih ada positifnya, terlebih di lapangan masyarakat ada merasa 'PDB-nya naik, tapi saya nggak merasakan', atau kemiskinan yang sifatnya struktural. Memotong kemiskinan antargenerasi itulah yang sebetulnya kita coba," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPP Terjun Langsung ke Perbatasan RI-Timor Leste, Telusuri Jalur Ilegal di Belu 

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Urat Nadi Perekonomian Rakyat

57 tahun lalu

Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal