Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Purbaya Olahraga saat CFD, Sebut Ekonomi RI Masih Aman
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Rabu, 06 Mei 2026 - 10:16:00 WIB
Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?
(Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Achmad Nur Hidayat
Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta

PERTANYAAN paling penting hari ini bukan lagi sekadar, “Berapa harga minyak mentah dunia?” Pertanyaan yang lebih mendesak adalah, “Apakah minyak itu benar benar tersedia, dan berapa biaya yang harus dibayar Indonesia ketika rupiah sedang lemah?” 

Pasar energi global kini sedang menghadapi dua tekanan sekaligus: Harga minyak yang masih tinggi dan ketersediaan barel fisik yang makin ketat. 

Bagi Indonesia, tekanan ini menjadi lebih berat karena seluruh impor minyak dan BBM pada akhirnya dihitung dalam dolar AS.

Data terbaru menunjukkan tekanan itu nyata. Pada perdagangan 6 Mei 2026, Brent turun 1,1 persen ke sekitar 108,64 dolar AS per barel, sementara WTI turun 1,6 persen ke sekitar 100,60 dolar AS per barel setelah muncul harapan kemajuan kesepakatan AS dan Iran. Namun sehari sebelumnya, WTI masih ditutup di sekitar 104,22 dolar AS per barel. OPEC Basket juga masih berada di level tinggi, yakni sekitar 108,34 dolar AS per barel pada 29 April 2026. 

Di sisi kurs, rupiah berada dalam tekanan serius. JISDOR Bank Indonesia tercatat 17.425 per dolar AS pada 5 Mei 2026, sementara kurs transaksi BI pada tanggal yang sama menunjukkan kurs jual Rp17.454, kurs tengah Rp17.368 dan kurs beli Rp17.281 per dolar AS. Di pasar, rentang USD/IDR pada 6 Mei bergerak sekitar Rp17.376 sampai Rp17.415.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut