Dukung Target Pemerintah Kurangi Sampah Plastik, Nestle Indonesia Kembangkan Kemasan Isi Ulang

Jeanny Aipassa
President Director, PT Nestle Indonesia, Ganesan Ampalavanar (kiri) dan CEO & Co-Founder Siklus, Jane von Rabenau, berfoto dengan Sepeda Siklus yang akan mendistribusikan produk makanan dan minuman dari Nestle untuk program isi ulang. (Foto: Ist)

Head of Sustainability Nestle Indonesia, Prawitya Soemadijo, mengatakan nantinya Sepeda Siklus akan mendistribusikan produk makanan dan minuman seperti MILO, DANCOW, dan KOKO KRUNCH di daerah perumahan, atau konsumen bisa memesan melalui aplikasi.

“Produk-produk Nestlé akan dijual kepada konsumen dengan menggunakan kemasan isi ulang yang dijamin kebersihan dan keamanannya. Para konsumen juga akan mendapatkan petunjuk penyimpanan dan konsumsi. Selain itu, kami meminta konsumen untuk turut memastikan kebersihan wadah makanan yang akan dibawa, guna menjamin keamanan dan kualitas produk,” tutur Prawita. 

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati, menyampaikan apresiasi atas upaya dan inisiatif Nestle Indonesia untuk melakukan studi kemasan isi ulang dan pendekatannya ke konsumen. 

"Besar harapan kami agar inisiatif seperti ini bisa menjadi pembelajaran yang baik untuk semua pemangku kepentingan dan membantu mengurangi sampah kemasan plastik di Indonesia,” ujar Rosa. 

Sedangkan Jane von Rabenau, CEO & Co-Founder Siklus, mengatakan melalui studi tersebut kedua perusahaan akan bekerja sama untuk menguji dan menyesuaikan solusi isi ulang yang akan memberikan alternatif kepada konsumen Indonesia suatub cara efektif untuk membeli produk-produk konsumen sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. 

“Kerja sama program percontohan dan studi dengan Nestlé Indonesia merupakan langkah pertama yang penting untuk menyelesaikan masalah sampah plastik dalam skala yang lebih besar,” ujar Jane.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Warga Kena OTT gegara Buang Sampah Sembarangan di Jaksel, Didenda Rp500.000

57 tahun lalu

Pramono Perintahkan Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan: Jangan Tunggu Jadi Pulau Dulu

57 tahun lalu

Pramono Setuju Ciangir Jadi Lokasi Penampungan Kompos, Yakin 9.000 Ton Sampah Tertangani

57 tahun lalu

Cinta Laura CFD Bareng Pramono Anung, Bawa Pesan Mulai Pilah Sampah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal